Halaman

Kamis, 02 Oktober 2014

Nagari Seribu Randang

Assalamu'alaikum.
Untuk kedua kalinya, gue diberi kesempatan untuk berkunjung ke Sumatra Barat, Homeland of Nasi Padang. halah..... Kali ini berkunjung dalam rangka -apalagi kalau bukan- menghadiri pernikahan rekan sejawat dari blok 'Korea Selatan', uni neni, yang memutuskan untuk mengakhiri masa jomblonya dan mematah-hatikan sejumlah pria di Set-PP. Ciyan....
Wanita yang beberapa kali dikabarkan dekat dengan beberapa pria ini menikah dengan pria misterius yang tidak kami ketahui asal usulnya. Siapa dia? Kerja dimana? Kenal dimana? Suku apa? Tinggal dimana? Berapa nomor HPnya? iPhone, Android, Windows, Symbian, ataukah Java? Apakah dia berasal dari bintang? Berapa nomor PIN kartu debitnya? Dimana dia menyimpan barang-barang berharganya? Tidak ada satu pun dari kami (pegawai PP) yang mengetahuinya. Dan saat ditanya kepada yang bersangkutan, hanya dijawab 'Ada deeehhh'. Hih.

Jumat, 22 Agustus 2014

Ilo Ilo, Film Yang Menyadarkan


"Dek, nonton film yuk?"
"Nonton apa mas?"
"Ilo Ilo. Film tentang seorang ibu yang cemburu karena anaknya lebih akrab ama pembantunya."
"Gak ah. Nanti aku sedih. Kan tiap hari aku ninggalin Rayna."


Percakapan kecil ini mengawali kegiatan kami, nonton film Ilo-Ilo. Saya meyakinkan istri bahwa film ini, kalaupun 'buruk/menyedihkan', semoga bisa jadi contoh buat kami.
Film ini bercerita tentang kehidupan 4 orang tokoh. Seorang anak yang bandel, seorang ibu/istri dan seorang ayah/suami yang sama-sama bekerja, dan seorang housekeeping, atau yang lebih akrab kita sebut asisten rumah tangga (ART).

Perjalanan Ke Gunung Kerinci, Gunung Berapi Tertinggi Di Indonesia

Di sinilah petualangan dimulai....
Assalamualaikum...
Pada akhir tahun 2012 yang lalu, iya tahun 2012, di suatu siang nan cerah, gue di-PM dan diajak untuk terbang ke Sumbar, diajak ke Gunung Kerinci, gunung berapi tertinggi di Indonesia.
Tiger Airways baru saja membuka jalur penerbangan baru ke Bandara Minangkabau, promo cyiiiinnnn....
Dengan segenap uang yang ada, kami berlima, gue, bastian, vigor, sidik, dan uni etna, langsung membeli tiket pesawat CGK-PDG.

Jumat, 08 Agustus 2014

Juventus, A Story Of A Great Love


Moment kali ini, bagi gue, memimpikan pun tidak, maka gue gak bisa juga bilang 'akhirnya'. Tapi, akhirnya gue bisa nonton langsung Juventus, klub kesayangan yang gue gemari sejak tahun 1998. Gak ada euphoria dengan teriakan 'Wohoooooo!!!', entahlah, saking senengnya, gue lebih banyak diem. Biasanya klo mau ngapa2in gue suka pamer dan koar-koar sana-sini, tapi kali ini enggak. Rasa bahagia yang hiperbolis.
Greget banget waktu denger Juve mau Asia Tour tapi mampirnya ke Singapura. Rrrrrr.... Tiket pertandingan, tiket pesawat PP, penginapan, biaya lain-lain. Iiisshhhhhhh.....
Dan kemudian ada kabar mengejutkan, Juventus akan bertanding di Indonesia. Main di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Jakarta......
And then I was like, ............... What? *whisper*

Rabu, 11 Juni 2014

Tabrakan dan Konsekuensi Hukumnya



Assalamualaikum…
Kali ini Saya lagi mood ngebahas tentang hukum, jd jangan berharap ini cerita tentang jalan-jalan ya. Heheh...
Bermula dari share-link teman tentang vonis terhadap Rasyid Rajasa dan komentarnya bahwa hukumannya terlalu ringan, akhirnya saya dan teman-teman membaca-baca tentang kasus-kasus tabrakan yang 'populer' yang terjadi di Indonesia.
Banyak yg menganggap hukuman terhadap Rasyid Rajasa terlalu ringan, hal ini mungkin dipengaruhi oleh posisi Rasyid yang anak seorang menteri, masyarakat kita kan sentimen ama pejabat, apalagi kecelakaan tersebut memakan korban jiwa. Apa benar terlalu ringan? Bagaimana dengan kasus sejenis? Yuk dibahas, dan kalo ada pembaca yang ingin mengkoreksi atau memberikan pendapat, silakan berpendapat di kolom komentar.