Halaman

Selasa, 15 Mei 2012

Del Piero Adalah Juventus



Juventus. Cerita dimulai saat semua orang disekitarku berbicara tentang sepak bola. Sekitar tahun 1998, saat aku masih duduk di bangku kelas 5 SD. Saat itu pula aku memutuskan untuk menjadi seorang penggemar sepak bola. Pada tahun tersebut, Liga Italia Serie-A adalah satu-satunya siaran liga Eropa yang bs kusaksikan. Pada suatu malam, sebuah pertandingan terjadi. Juventus sedang bertanding dengan klub yang aku sudah lupa. Juventus menang, dan aku merasa gembira sekali atas kemenangannya. Rasa gembira yang membuncah di dalam dada. Rasa gembira yang berbeda dan aneh. Sejak saat itu, aku seorang Juventini. Sebuah cinta pada pandangan pertama.
Saat itu aku hanya jadi penggemar yang biasa saja. Hanya menonton pertandingan-pertandingan mereka di TV. Namun saat aku SMP, rasa suka terhadap Juventus semakin tinggi. Aku mulai menyimak setiap berita-berita tentang Juventus. Dari koran maupun dari TV.
Setiap Selasa dan Sabtu di kampungku ada 'pasaran'. Aku yang seorang newbie Juventini ini jadi seorang yang gemar mengoleksi poster-poster pemain Juventus. Kutempel poster skuad favoritku di dinding kamar. Terlihat biasa, tapi tidak bagiku. Melihat poster itu, aku jadi ingat bagaimana para pemain Juventus berlari-lari di lapangan dengan penuh semangat. Lari mengejar kemenangan, mengejar impian, untuk menjadi juara Italia. Ingatan yang kemudian membangkitkan semangatku setiap pagi untuk ikut pula bersemangat dalam mengejar impian.


Senin, 07 Mei 2012

Monumen Pancasila Sakti

Udah lama pengen banget ke Monumen Pancasila Sakti. Maklum, sebagai peminat cerita G-30S/PKI, hal-hal yang berhubungan dengannya selalu menarik perhatian saya. Setelah sebelumnya berkunjung ke 'rumah' Pak A. Yani dan Pak Nasution, destinasi peninggalan peristiwa G-30S/PKI berikutnya tentu monumen ini. Pengen liat langsung lubang buaya, tempat dimana 7 Pahlawan Revolusi 'dikuburkan' secara biadab oleh PKI. Tujuh orang yang 'dikorbankan' demi revolusi Indonesia.